Sapi Bali dan Sapi Lokal Lainnya di Indonesia

Di  Indonesia  terdapat  beberapa  jenis  sapi  lokal  yang  telah  beradaptasi baik dengan  lingkungan  setempat  dan  telah  secara  turun-temurun dipelihara  dan diusahakan oleh para peternak.

Jenis/rumpun  sapi  lokal  tersebut  terdiri dari  sapi Bali, Peranakan Ongole  (PO), Sumba Ongole (SO), Madura dan Aceh. Keberadaan sapi potong lokal  tersebut tersebar  di  hampir  semua  wilayah  Indonesia. Wilayah  yang  memiliki  populasi sapi  potong  yang  cukup  banyak,  potensi  pakan  memadai  dan  kondisi  sosial ekonomi masyarakat yang mendukung, merupakan suatu wilayah yang memiliki potensi sebagai sumber bibit sapi potong lokal.

Sapi Bali  tersebar  di  hampir  semua  provinsi  di  Indonesia,  namun  demikian terdapat 11 provinsi yang memiliki potensi sebagai sumber bibit dengan rata-rata populasi di atas 90.000 ekor dan pertumbuhan populasi sebesar 2,8 – 5,9%. Secara berurutan dari yang tertinggi adalah :

1). Provinsi  Sulawesi  Selatan,  dengan  jumlah  populasi  sapi  Bali  sekitar 709.000  ekor  yang  tersebar  di  8  kabupaten  yang memiliki  populasi  sapi Bali  di  atas  30.000  ekor  dengan  pertumbuhan  populasi  sebesar  4.1  s/d 5,2 %, yakni di Bone, Bulukumba, Gowa, Barru, Pinrang, Wajo, Bantaeng dan Sidrap.

2). Provinsi Bali, memiliki populasi sapi Bali sekitar 668.000 ekor tersebar di 8 Kabupaten  yang  masing-masing  memiliki  populasi  di  atas  35.000  ekor dengan  pertumbuhan  populasi  sebesar  4,9  s/d  5,7  %,  yakni  di Karangasem,  Buleleng,  Bangli,  Tabanan,  Badung,  Gianyar,  Klungkung dan Jembrana.

3). Provinsi Nusa Tenggara Timur, memiliki populasi sapi Bali sekitar 505.000 ekor yang  tersebar di 5 Kabupaten yang memiliki populasi di atas 29.000 ekor  dengan  pertumbuhan  sebesar  4,0  s/d  5,6  %,  yakni  di  :  Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu, Timor Tengah Utara dan Ngada.

4). Provinsi Nusa Tenggara Barat, memiliki populasi sapi Bali sekitar 492.000 yang  tersebar di 5 Kabupaten yang memiliki populasi di atas 35.000 ekor dengan  pertumbuhan  populasi  sebesar  4,4  s/d  5,9 %,  yakni  di  Lombok Barat,  Bima,  Lombok  Timur,  Dompu,  Lombok  Tengah  dan  Sumbawa Barat.

5). Provinsi  Sumatera  Selatan,  memiliki  populasi  sapi  Bali  sekitar  271.000  ekor yang  tersebar di 3 Kabupaten yang memiliki populasi di atas 44.000 ekor dengan pertumbuhanb populasi sebesar 2,8 – 3,9 %, yakni di Ogan Komering Ilir, Muara Enim dan Ogan Komering Ilir.

6). Provinsi Sulawesi Utara, memiliki populasi sapi Bali sekitar 237.000 ekor yang  tersebar di 4 Kabupaten yang memiliki populasi di atas 38.000 ekor dengan  pertumbuhan  populasi  sebesar  4,5  –  5,5  %,  yakni  di  Konawe Selatan, Konawe, Muna dan Kolaka.

7). Provinsi Gorontalo, memiliki populasi sapi Bali sekitar 139.000 ekor yang tersebar 3 Kabupaten yang memiliki populasi di atas 31.000 ekor dengan pertumbuhan  populasi  sebesar  4,7  –  4,8  %,  yakni  di  Gorontalo  Utara, Gorontalo dan Bone Bolango.

8).  Provinsi Kalimantan Selatan,  terdapat  di Kabupaten Tanah  Laut  dengan Populasi sekitar 138.000 ekor dan pertumbuhan sebesar 3,3 %.

9).  Provinsi  Sulawesi  Tengah,  terdapat  di  Kabupaten  Banggai  dengan populasi sekitar 32.000 ekor dan pertumbuhan sebesar 4,3 %.

10).Provinsi Sulawesi Barat  terdapat di Kabupaten Mamuju dengan populasi sekitar 52.000 ekor dan pertumbuhan sebesar 4,6 %.

11). Provinsi  Lampung,  terdapat  di  Kabupaten  Lampung  Tengah  dengan populasi sekitar 28.000 ekor dan pertumbuhan sebesar 3,9 %.

Kami melayani permintaan
1. Jual Beli Sapi potong bali
2. Jual Beli Sapi Bali Pejantan potong
3. Bibit Sapi Bali
4. Tender Pengadaan Sapi Bali
5. Bantuan Sosial Sapi Bali
6. Sapi bali Segala Spesifikasi
Jika anda membutuhkan sapi bali , sapi pejantan potong,bibit sapi bali, tender sepi bali (BERBAGAI UKURAN ASLI DARI BALI) silahkan hubungi kami

 

This entry was posted in Artikel Sapi Bali and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


nine + 2 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>